Klik Pacitan: Laka Laut
Tampilkan postingan dengan label Laka Laut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laka Laut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 November 2019

Diduga Terseret Ombak Pria Asal Sudimoro Hilang di Perairan Trenggalek


SUDIMORO - lensapacitan.com, Diduga terseret ombak saat mencari rumput laut di perairan Watu Payung, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, seorang pria dilaporkan hilang.

Pria itu adalah Wodi (58) warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan. Peristiwa berawal pada Selasa (19/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban berangkat dari rumah menuju perairan atau tebing Watu Payung masuk Desa Wonocoyo, Panggul, Trenggalek, bermaksud mencari rumput laut.

Namun hingga sore, Korban tidak kunjung pulang kerumah. Keluarga kemudian mencari keberadaan korban. Dan hanya menemukan bekal nasi, sabit dan sarung sabit milik korban tergeletak di pinggir tebing.

Mengetahui hal itu selanjutnya, keluarga korban memberi tahu perangkat Desa Sumberrejo dan warga sekitar.

Selanjutnya proses percarian terhadap korban dilakukan keluarga korban dan warga lainnya. Pencarian korban tidak hanya di sekitar lokasi, bahkan menyisir di perairan dengan menggunakan perahu. Pencarian korban belum membuahkan hasil.(not)

Rabu, 16 Oktober 2019

Empat Hari Dilakukan Pencarian, Sarni Belum Ditemukan


KEBONAGUNG – lensapacitan.com, Hingga rabu sore, pencarian  korban hilang terseret ombak di pantai kali uluh masih dilakukan. Tim sar gabungan, bersama nelayan setempat mengerahkan empat perahu untuk menyisir disekitar lokasi kejadian.

“Dengan mengerahkan empat perahu, dan melakukan penyisiran disekitar TKP” kata Dantim Basarnas Trenggalek Imam Nahrawi.

Tim reaksi cepat dari BPBD Kabupaten Pacitan bersama tim basarnas serta anggota TNI, Polri dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap sarni 50 tahun,petani asal Dusun Blimbing Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung Pacitan yang hilang di Pantai Kaliuluh sejak minggu petang kemarin.

Mereka membentuk tim gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pos Keamanan Laut Terpadu, Polsek, Koramil, Dan Nelayan. Pencarian dilakukan dengan dua metode, penyisiran laut dan darat. “kami bagi dua tim, untuk melakukan penyisiran melalui darat dan laut,” jelasnya.

Penyisiran laut sempat dilakukan dua kali. Bila yang pertama menerjunkan dua buah kapal, penyisiran selanjutnya ditambah menjadi empat buah. Radius penyisiran kurang lebih satu kilometer ke barat menuju pantai tawang. Selain berdasarkan peta sar, rute itu memperkirakan kondisi arus dan arah gelombang.

Upaya pencarian dilakukan tujuh hari ke depan sesuai standard operating procedure. Pihaknya memprediksi sarni tidak jauh dari lokasi kejadian. (not)

Warga Terseret Ombak Saat Cari Kerang Di Pantai Kaliuluh

KEBONAGUNG – lensapacitan.com Seorang warga Kecamatan Kebonagung, dilaporkan hilang pada minggu (13/10/2019) sore. Diduga, warga yang tengah asik mencari kerang di pantai kali uluh tersebut terseret ombak.
Nasib nahas dialami Sarni 50 tahun, Warga Dusun Blimbing, Desa Klesem, Kecamatan, Kebonagung, Pacitan. Diduga, korban tengelam terseret ombak saat asyik mencari kerang di pantai kali uluh. Keseharian bertani, tapi kemarin (Minggu) mencari kerang,’’ kata Supangat, kerabat korban
Menurut penuturan warga. Kejadian bermula saat sarni pamit dari rumah sekitar pukul 8 pagi, untuk mencari rumput, siangnya korban pergi sendirian menuju tebing pinggir laut untuk mencari kerang. Biasanya area pencarian hewan itu diperluas sampai bebatuan pinggir laut. Sebab, kerang banyak berada di sana ketika air surut.
Sampai sore, korban tidak kunjung pulang kerumah. Pihak keluarga bersama nelayan dan warga setempat kemudian mencari korban dengan menyisir  di pinggir pantai dan juga menggunakan kapal nelayan setempat. “Sampai sore, korban tidak pulang kerumah,” jelasnya.
Hingga sore hari belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Minimnya saksi,serta kondisi gelombang tinggi membuat tim kesulitan melakukan pencarian. Pencarian korban akan di lanjutkan esok hari,menunggu kondisi gelombang di lautan kembali normal. (not)

Kamis, 01 Agustus 2019

Empat Hari Pencarian, Korban Laka Laut Tamperan Berhasil Ditemukan

Tenggelam
PACITAN - lensapacitan.com, Setelah empat hari pencarian, jenazah Supriyono, korban laka laut di Pathok Kowang ditemukan mengapung tak jauh dari lokasi kejadian. Warga desa Dadapan Pringkuku Pacitan itu hilang terseret ombak saat mencari rumput laut. 

Korban ditemukan 50 meter ke arah selatan dari tempat kejadian, "korban ditemukan mengapung, tengkurap tak jauh dari lokasi kejadian," Kata Eko Apriyanto, Komandan Tim Basarnas.

Korban diketahui mengapung pukul 13.30 WIB, Butuh waktu 30 menit, korban berhasil dievakuasi ke daratan. saat di temukan korban dalam posisi tengkurap, dengan luka disekujur tubuh, dan masih berpakaian lengkap. 

Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban dan  membawanya ke kamar jenazah Rsud Dr Darsono Pacitan. Pihak kepolisian akan melakukan visum luar terhadap jenazah guna penanganan lebih lanjut. (not)

Selasa, 30 Juli 2019

Tim SAR, Terus lakukan Pencarian Korban Laka Laut di Pacitan



PACITAN – lensapacitan.com, Upaya pencarian korban terus dilakukan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, nelayan setempat menyisir dari jalur darat dan laut. Pencarian di pusatkan di area titik korban dinyatakan hilang. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda korban diketemukan.

“kita bagi dua tim, yang satu menuju ke arah timurdan satu tim ke arah barat, sementara keluarga korban memantau di tebing area kejadian,” kata Eko Apriyanto, Komandan Tim Basarnas kepada lensapacitan.com, Selasa (30/7/2019).

Kondisi cuaca pada hari kedua pencarian ini cukup cerah, ketinggian ombak juga setabil. “ tapi biasanya kalau sore angin kencang, itu yang menjadi kendala,” jelasnya.

Mencari rumput laut yang biasa di lakukan masyarakat tanpa safety memang hal yang biasa. Mereka hanya mengandalkan insting dan kemampuan membaca datangnya ombak besar, tanpa mengindahkan keselamatan.

Supriyono 30 tahun, warga Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku Pacitan hilang terseret ombak saat mencari rumput laut di perairan Tamperan Senin siang kemarin, bersama tiga rekanya, korban yang tidak bisa berenang nekat memberanikan diri mengambil rumput laut di batu karang. Korban hilang setelah ombak besar menerjang dirinya yang tengah mengambil rumput laut.(not)

Senin, 29 Juli 2019

Cari Rumput Laut, Warga tenggelam Di Pathok Kowang



PACITAN - lensapacitan.com, Nasib nahas dialami Supriyono (30), warga RT 03 RW 05, Dusun Gesingan, Desa Dadapan, Pringkuku. Setelah dinyatakan hilang terseret ombak saat tengah mencari rumput laut di Pathok Kowang, tamperan, Kelurahan sidoharjo Senin (29/07/2019).

Kecelakaan tersebut pertama kali diketahui kerabat korban Mesiyat, bersama 6 orang lainnya, korban berada paling depan saat ombak datang, namun saat warga lain menghindar, korban sudah hilang tersapu ombak.
"Saat ombak datang, korban langsung keseret, sedangkan yang lain bisa menyelamatkan diri," Ahmad Syahroni, tetangga Korban.

Diduga korban tidak bisa berenang, dan langsung dihantam ombak, sempat muncul di permukaan air beberapa kali, namun tidak bisa diselamatkan oleh rekannya, "sempat 3 kali muncul kepermukaan, namun karena tidak bisa berenang, ia kemudian tenggelam," Imbuhnya lagi.

Saat ini pencarian korban terus dilakukan oleh Tim Sar gabungan, dibantu warga dan nelayan setempat. (not)

Minggu, 28 April 2019

Polisi Sebut Laka Laut Soge Murni Kecelakaan

Polisi Sebut Laka Laut Soge Murni Kecelakaan


NGADIROJO - lensapacitan.com, Berdasarkan pemeriksaan tim medis puskesmas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun untuk kepentingan penyelidikan jenazah korban tetap menjalani visum et repertum dari dokter. Polisi juga sudah memeriksa 9 rekan korban sembari menunggu kedatangan keluarga dari Kota Ponorogo. "Korban telah dilakukan visum, dan ini murni kecelakaan kata Kapolsek Ngadirojo AKP. Waluyo.

Setelah warga melaporkan ke Maplosek, aparat polsek segera menuju lokasi untuk membantu evakuasi. Jenazah dibawa dengan mobil patroli ke Puskesmas Ngadirojo. jenazah korban berada di ruangan puskesmas.

Seperti diberitakan sebelumnya Syahrul Yulian (14), warga Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Dia tenggelam usai bermain di Pantai Soge, Pacitan bersama 9 temannya, Minggu (28/4/2019) siang. (not)

Bermain Air, Pelajar Asal Ponorogo Tewas Tenggelam di Pantai Soge

Bermain Air, Pelajar Asal Ponorogo Tewas Tenggelam di Pantai Soge


NGADIROJO - lensapacitan.com, Nasib nahas di alami Syahrul Yulian (14). Pelajar asal Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo itu meninggal dunia akibat tenggelam di muara sungai, pantai Soge di desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Minggu (28/4/2019) sekitar pukul 12.30 lalu.





Kejadian tersebut berawal saat korban bersama kedua rekannya Adit Akbar dan Ismanur Halil bermain dipantai soge. Setelah puas bermain ketiganya hendak mencuci pakaian yang mereka kenakan di muara sungai, Korban kemudian melompat menjeburkan diri kedalam air. Sayangnya korban tak menyadari dalamnya muara yang diselami. Pun karena tidak bisa berenang korban langsung tenggelam.





Melihat temannya tenggelam, Adit dan Halil, berteriak minta tolong, warga setempat bergegas datang melakukan pencarian di tempat kejadian. Beruntung Slamet, warga setempat berhasil menemukan Syahrul setelah menyelam di muara sedalam 5 meter itu. Meski saat diangakat korban dalam kondisi tewas terlalu banyak menenggak air.





Anggota kepolisian, Bersama Sar Linmas Satpolpp pacitan yang mendatangi lokasi kemudian membawa korban ke Puskesmas Ngadirojo untuk dilakukan Visum. (not)


Selasa, 05 Maret 2019

Dua Hari Dilakukan Pencarian, Nelayan Hilang ditemukan Tewas

Dua Hari Dilakukan Pencarian, Nelayan Hilang ditemukan Tewas


SUDIMORO, lensapacitan.com, Dua orang nelayan pantai wawaran kecamatan sudimoro, pacitan jawa timur, terhantam ombak saat mencari ikan, perahu yang mereka tumpangi terbalik, satu nelyan berhasil selamat sementara rekannya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.





Suasana duka menyelimuti keluarga Toiman 45 tahun, nelayan
pantai Wawaran Ngobyok Kecamatan Sudimoro Pacitan yang di laporkan hilang
akibat tersapu ombak di ketemukan pada selasa pagi. jenazah Toiman di temukan
setelah di lakukan pencarian dari tim sar gabungan yang melibatkan Basarnas,BPBD
Kabupaten Pacitan,TNI Polri dan masyarakat sekitar selama dua hari. “ Melihat
adanya laka laut, warga setempat bersama nelayan langsung melakukan pencarian
di sekitar kejadian” kata Wawan Pujiatmoko, Camat Sudimoro





Dua hari pencarian nelayan asal sudimoro pacitan yang
di laporkan hilang akibat tersapu ombak senin kemarin berhasil di temukan dalam
keadaan meninggal dunia.saat di temukan korban sudah tanpa busana serta wajah
yang tidak di kenali akibat ada beberapa luka di bagian wajah dan tubuh.” Anggota
keluarga bahkan tidak percaya kalau jasad ersebut adalah Toiman, karena sudah
tidak dikenali” imbuhnya.





Kasi kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana
Kabupaten Pacitan, Pudjono mengatakan,  Korban
laka laut tersebut di temukan sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian .saat di
temukan kondisi korban sudah tanpa busana dengan wajah yang sudah tidak di
kenali karena mengalami beberapa luka,yang di perkirakan terkena batu karang.sampai
di rumah duka jenazah kemudian di mandikan dan langsung di kebumikan yang
lokasinya tak jauh dari rumah korban.” karena tidak memungkinkan dilakukan
visum di RSUD, Kami lakukan Visum dirumah duka” kata Pudjono.





Toiman merupakan 1 diantara 2 nelayan yang menjadi
korban dalam laka laut ini. Supangat yang merupakan rekan korban berhasil
selamat karena menggunakan pelampung saat melaut pada senin kemarin.ini musti menjadi
perhatian bagi pemerintah dan nelayan agar memperhatikan keselamatan saat
beraktivitas di perairan, “ nelayan maupun warga yang beraktifitas dilaut harusnya
memperhatikan keselamatan mereka” pungkasnya. (tr)


Minggu, 03 Maret 2019

Perahu terbalik, Nelayan Karangturi Hilang

Perahu terbalik, Nelayan Karangturi Hilang




SUDIMORO - lensapacitan.com, Toijan nelayan asal Dusun Karangturi, Sukorejo, Sudimoro dinyatakan hilang. Setelah perahu yang dinaiki bersama Supangat rekannya karam tersapu ombak di pantai Ngobyok, karangturi saat berangkat melaut pagi tadi sekitar pukul 10.00 tadi pagi.





Rekan kurban, Supangat yang menderita trauma dan sempat terombang ambing kini menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Dirinya berhasil selamat setelah beberapa nelayan lain mendapati kejadian tersebut. "satu nelayan atas nama Toijan masih pencarian," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Pudjono







Dibantu warga setempat saat ini pihaknya tengah melakukan pencarian pada korban. Pun berbekal perahu karet dan dibantu nelayan setempat mereka menyusuri sekitar tempat kejadian. (sgn)










Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi