KEBONAGUNG – lensapacitan.com, Hingga rabu sore, pencarian korban hilang terseret ombak di pantai kali uluh masih dilakukan. Tim sar gabungan, bersama nelayan setempat mengerahkan empat perahu untuk menyisir disekitar lokasi kejadian.
“Dengan mengerahkan empat perahu, dan melakukan penyisiran disekitar TKP” kata Dantim Basarnas Trenggalek Imam Nahrawi.
Tim reaksi cepat dari BPBD Kabupaten Pacitan bersama tim basarnas serta anggota TNI, Polri dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap sarni 50 tahun,petani asal Dusun Blimbing Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung Pacitan yang hilang di Pantai Kaliuluh sejak minggu petang kemarin.
Mereka membentuk tim gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pos Keamanan Laut Terpadu, Polsek, Koramil, Dan Nelayan. Pencarian dilakukan dengan dua metode, penyisiran laut dan darat. “kami bagi dua tim, untuk melakukan penyisiran melalui darat dan laut,” jelasnya.
Penyisiran laut sempat dilakukan dua kali. Bila yang pertama menerjunkan dua buah kapal, penyisiran selanjutnya ditambah menjadi empat buah. Radius penyisiran kurang lebih satu kilometer ke barat menuju pantai tawang. Selain berdasarkan peta sar, rute itu memperkirakan kondisi arus dan arah gelombang.
Upaya pencarian dilakukan tujuh hari ke depan sesuai standard operating procedure. Pihaknya memprediksi sarni tidak jauh dari lokasi kejadian. (not)
