PACITAN – lensapacitan.com, Format operasi ketupat pengamanan jelang idul fitri, tahun ini di Kabupaten Pacitan berbeda. jika biasanya operasi berlangsung, selama 14 hari, lantaran lebaran tahun ini di masa Pandemi, operasi digelar lebih lama, yakni 37 hari dari awal Mei dan berakhir pada 7 Juni 2020.
‘’Evaluasi situasi dari separuh perjalanan operasi Kamtibmas masih kondusif. Untuk tahun ini sasaran operasi ketupat, lebih kepada pencegahan penyebaran covid-19’’ kata Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto, (14/5/2020).
Didik menyebut langkah pengamanan yang ditempuh, bekerja sama dengan pemerintah daerah, dengan mendirikan dua check point. Yakni di Donorojo Glonggong, perbatasan dengan dengan Wonogiri. Dan juga di Cemeng perbatasan dengan Jogjakarta. ‘’ termasuk nanti mendirikan pos di terminal, sebagai antisipasi yang lolos dari penyekatan’’ terangnya.
Termasuk melakukan pendataan atau tracing pemudik hingga tingkat RT. Juga pemeriksaan sesuai protokol kesehatan mulai Mengecek suhu tubuh,dan menyediakan ruang karantina. Ia menambahkan, selain itu, juga ada 4 pos penyekatan lain, seperti di Gemaharjo perbatasan dengan Ponorogo. Di Ketro perbatasan dengan wonogiri. Di Jeruk perbatasan Ponorogo, dengan arah yang juga dari Wonogiri, dan terakhir perbatasan dengan Trenggalek. Ada sekitar 214 personel yang terlibat, yang terdiri dari 127 Polri, sisanya gabungan, mulai TNI, pemkab, tenaga kesehatan termasuk Dinas perhubungan dan satpol pp.
