Klik Pacitan: viral
Tampilkan postingan dengan label viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label viral. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2019

Angin Puting Beliung Melanda Pacitan


Angin puting beliung pacitan
PACITAN - lensapacitan.com, Bencana angin puting beliung melanda Kabupaten Pacitan, Kamis (24/10/2019) siang. Dalam sebuah Video yang direkam oleh salah seorang warga yang sedang berada di Alun-alun Pacitan.

Dalam video berdurasi 18 detik itu, menunjukkan asap putih disertai angin kencang.
Kasi Pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pacitan, Dianita Agustinawati, membenarkan kejadian tersebut.



"Tadi di alun-alun juga terdapat perputaran angin puting beliung," kata Diannitta

Meski demikian tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada laporan kerugian material, maupun korban jiwa," lanjutnya.

Diannitta menghimbau kepada warga tetap waspada, terhadap potensi angin kencang akhir-akhir ini. (not)

Senin, 07 Oktober 2019

Begini Pengakuan Dua Siswa Yang Lagi Viral Naik Eksavator

BANDAR - lensapacitan.com, Sebuah video yang memperlihatkan dua orang pelajar manaiki alat berat untuk menyebrang viral dimedia sosial. Meski berbahaya, namun kedua bocah itu tetap tersenyum saat naik diatas alat pengeruk tanah, hal itu dilakukan karena jembatan masih dalam tahap perbaikan.

Dalam video amatir yang diambil warga sekitar, memperlihatkan dua orang pelajar menaiki alat pengeruk tanah atau excavator sebagai media penyebrangan di Dusun Kali Wungu, Desa Kecamatan Bandar, Pacitan. dengan berani dua pelajar MTS Muhamadiyah Bandar seolah acuh dengan bahaya yang mengancam keselamatan mereka.

"Ya sebenarnya takut, tapi karena gak tau kalau ada jalan lain," kata Winta Kurniari, salah seorang pelajar yang terpaksa menyeberamg menggunakan Eksavator, Senin (7/10/2019).

Seorang siswa mengaku terpaksa menaiki alat berat karena tidak ada akses jalan lain. meski ada ia harus memutar arah sejauh 10 km dengan berjalan kaki. Setiap harinya, kedua siswa harus menyebrang melewati sungai untuk berangkat maupun pulang sekolah.

"Setiap hari kalau berangkat dan pulang sekolah ya lewat sini, dan kebetulan gak tau kalau jembatannya lagi dibangun, dan kalau harus memutar jaraknya jauh," lanjut Winta.

Setiap hari, mereka harus berjalan kaki menuju Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Bandar tempat mereka berdua menuntut ilmu. Kedua bocah itu biasanya berangkat dari rumah pukul 05.30 WIB dan baru sampai di sekolah 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

"Ya tiap kesekolah ya jalan kaki," kata Dela Sapera, siswa lainnya.

Meski videonya viral, namun kedua bocah itu tidak mengetahuinya. Dia hanya tertawa ketika menonton video yang ditunjukkan oleh teman-temannya. (not)

Selasa, 22 Januari 2019

Tanah longsor tutup separuh badan jalan Provinsi

Tanah longsor tutup separuh badan jalan Provinsi


Akibat di guyur hujan deras, jalur Pacitan-Purwantoro diterjang
tanah longsor. Material longsoran yang menutup separuh badan jalan tersebut,
sempat mengganggu akses laju kendaraan dan mereka pun harus melintas
bergantian.





Material longsoran 
menutup separuh badan jalan utama Pacitan-Purwantoro kilometer 53 ,
tepatnya di dusun Klepu,Desa Gondang Kecamatan Nawangan Pacitan. Longsor tejadi
pada kamis malam dari tebing setinggi 8 meter dan sempat membuat arus lalu
lintas jalur pacitan purwantoro tersendat. Karena material longsoran berupa
tanah, batu dan pohon menutup seleuruh badan jalan.





Agar bisa dilalui, warga setempat kemudian bergotong royong
membuka jalan menggunakan alat seadanya, namun hingga saat ini separuh badan
jalan utama pacitan nawangan tersebut masih di tutupi material longsoran,
sehingga kendaraan yang melintasi jalur tersebut harus secara bergantian.





Warga setempat pun memasang rambu berupa karung goni
disekitar lokasi, agar dapat dilihat oleh kendaraan yang melintas. “Hal ini
dilakukan guna menghindari kecelakaan karena musim hujan, dengan kondisi jalan
yang licin serta minimnya lampu penerangan di sekitar lokasi” kata Yahmin salah
satu warga setempat

Sementara itu, untuk sisa material yang masih menutup
separuh badan jalan tersebut masih dibiarkan dan  berharap adanya bantuan pemerintah,mengingat
jalur tersebut menjadi jalur utama yang menghubungkan dua kecamatan di Pacitan.
(tn)




Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi