Klik Pacitan: longsor
Tampilkan postingan dengan label longsor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label longsor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Januari 2020

Awal Musim Penghujan, Terjadi 21 Kejadian Bencana Di Pacitan

PACITAN – lensapacitan.com, Awal musim penghujan, kejadian bencana alam Di Kabupaten Pacitan telah terjadi sebanyak 21 kejadian, diantaranya angin kencang, banjir dan tanah longsor.

“Pada akhir bulan Desember ada 16 rumah rusak akibat diterpa angin kencang, dan pada awal bulan Januari ada 5 kejadian tanah longsor,” kata Didik Alih Wibowo, Kepala Pelaksana BPBD Pacitan.

Rinciannya di Kecamatan Nawangan 16 rumah rusak akibat diterpa angin kencang, hingga mengalami kerusakan ringan hingga berat, dan dua rumah diantaranya rusak parah akibat tertimpa pohon besar.

“Kejadian angin kencang serentak terjadi pada tanggal 30 desember tahun 2018 lalu,” lanjutnya.

Pada awal bulan januari, hujan deras yang mengguyur seluruh wilayah kabupaten pacitan menyebabkan 4 rumah rumak akibat tertimpa tanah longsor. Yaitu satu rumah di Kecamatan Bandar, Nawangan, Arjosari dan Kecamatan Tulakan.

"Hujan pada awal musim penghujan langsung tinggi sehingga tanah yang sebelumnya kering, langsung labil saat diguyur hujan," jelas Didik.

Akibat kejadian bencana tersebut, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kerusakan rumah masuk dalam kategori ringan hingga berat.

Didik berharap masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap potensi hujan lebat, mengingat wilayah kabupaten pacitan berada dilereng lereng, sehingga berpotensi longsor. (Not)

Kamis, 21 Maret 2019

Longsor, Jalur Wisata Pantai Klayar Tersendat

Longsor, Jalur Wisata Pantai Klayar Tersendat

PRINGKUKU - lensapacitan.com, Wisatawan dari Watukarung menuju Klayar atau sebaliknya harus waspada. Pasalnya, jalur lintas selatan penghubung dua objek ternama di Pacitan itu, tertutup material longsor. Batu berukuran lebih dari truk jatuh setelah diguyur hujan beberapa jam. Tepatnya di dusun Maron, Dersono, Pringkuku, Pacitan rabu (20/3) lalu. kurang tahu pas kejadian, tapi pagi hari sudah longsor, ujar Haryono salah seorang warga setempat.

Haryono mengungkapkan, empat batu besar berdiameter lebih dari tiga meter guntur dari tebing setinggi 10 meter di jalur wisata tersebut. Imbasnya, separo lebih badan jalan tak dapat digunakan. Pengendara baik roda dua maupun empat harus menggunakan bahu jalan yang tersisa jika nekat melintas. Ini termasuk jalur penting, karena digunakan para wisatawan pergi ke klayar dan maron dari pantai watukarung, paparnya.

Darminto, petugas lapangan dinas PUPR Pacitan saat ditemui dilokasi menuturkan, setidaknya butuh satu minggu penuh untuk membersihkan material longsor tersebut. Besarnya batu, jadi alasan lamanya proses pembersihan. Berbeda dengan tanah longsor umumnya, petugas mesti memecah material jadi kecil sebelum diangkut untuk dibuang. Kalau diangkut langsung jelas tidak kuat, karena batunya besar, ungkapnya

Dirinya menambahkan, proses pembersihan yang baru dimulai kemarin (21/3) itu juga dilakukan hati-hati. Pasalnya, diatas tebing nampak beberapa material batu rawan runtuh. Disamping, kondisi tanah yang gembur mudah terjadi longsor susulan. Sementara, satu alat berat yang digunakan mesti bekerja diarea jalur menurun. kita kerahkan satu breaker, untuk menghancurkan batu sebelum diangkut, jelasnya (dw)

Selasa, 22 Januari 2019

Pekarangan Longsor, Satu Rumah Warga Terancam Amblas

Pekarangan Longsor, Satu Rumah Warga Terancam Amblas


Sebuah rumah di Desa Sambong, Pacitan terancam amblas
akibat longsor, pegar rumah rumah ambrol karena tidak mampu menahan debit air,
bahkan material longsor sempat menutup akses jalan antar desa.





Beginilah kondisi rumah milik Sokimin warga Dusun
Benggle, Desa Sambong,Pacitan, hujan yang mengguyutr wilayah setempat selama
sehari semalam membuat pagar cor rumahnya ambrol akibat tidak mampu menahan
tingginya debit air.





Tanah longsor yang terjadi di pekarangan warga ini
juga mengancam rumah milik Sokimin terancam amblas. Pasalnya, jarak titik
longsor dengan pondasi rumah hanya berjarak dua meter. Penghuni rumah mengaku
kawatir longsor susulan mengingat hujan masih mengguyur wilayah setempat.





Selain mengancam rumah, material longsor juga menutup
akses jalan antar desa Glinggangan menuju Desa Sambong. Material longsor berupa
bebatuan berserakan dijalan dan mengganggu pengguna jalan,  warga sekitar kemudian bergotong royong membersihkan
material untuk membuka akses jalan tersebut.





Curah hujan tinggi disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari kedepan, dan tidak menutup kemungkinan longsor sussal bisa terjadi.(tn)


Tanah longsor tutup separuh badan jalan Provinsi

Tanah longsor tutup separuh badan jalan Provinsi


Akibat di guyur hujan deras, jalur Pacitan-Purwantoro diterjang
tanah longsor. Material longsoran yang menutup separuh badan jalan tersebut,
sempat mengganggu akses laju kendaraan dan mereka pun harus melintas
bergantian.





Material longsoran 
menutup separuh badan jalan utama Pacitan-Purwantoro kilometer 53 ,
tepatnya di dusun Klepu,Desa Gondang Kecamatan Nawangan Pacitan. Longsor tejadi
pada kamis malam dari tebing setinggi 8 meter dan sempat membuat arus lalu
lintas jalur pacitan purwantoro tersendat. Karena material longsoran berupa
tanah, batu dan pohon menutup seleuruh badan jalan.





Agar bisa dilalui, warga setempat kemudian bergotong royong
membuka jalan menggunakan alat seadanya, namun hingga saat ini separuh badan
jalan utama pacitan nawangan tersebut masih di tutupi material longsoran,
sehingga kendaraan yang melintasi jalur tersebut harus secara bergantian.





Warga setempat pun memasang rambu berupa karung goni
disekitar lokasi, agar dapat dilihat oleh kendaraan yang melintas. “Hal ini
dilakukan guna menghindari kecelakaan karena musim hujan, dengan kondisi jalan
yang licin serta minimnya lampu penerangan di sekitar lokasi” kata Yahmin salah
satu warga setempat

Sementara itu, untuk sisa material yang masih menutup
separuh badan jalan tersebut masih dibiarkan dan  berharap adanya bantuan pemerintah,mengingat
jalur tersebut menjadi jalur utama yang menghubungkan dua kecamatan di Pacitan.
(tn)




Minggu, 20 Januari 2019

Tertimpa longsoran batu, satu rumah di Pacitan rusak parah

Tertimpa longsoran batu, satu rumah di Pacitan rusak parah






Nawangan - lensapacitan.com, Hujan dengan intensitas sedang selama dua hari berturut-turut menguyur sebagian wilayah di Kecamatan Nawangan mengakibatkan bencana tanah longsor dan menimpa rumah salah satu warga.





Rumah milik Bapak Kartimin warga Rt/Rw 03/06 Dusun Wonodoyo Desa Sempu Kecamatan Nawangan Pacitan tertimpa matrial batu besar hinggga dinding rumahnya jebol.





Batu yang longsor dari bukit belakang rumah yang berjarak 3 meter dari rumah menghantam dinding kamar hingga jebol, dan bangunan rumah pun miring. Beruntung penghuni rumah yang sedang asik menonton televisi bisa menyelamatkan diri.





Menurut Atik Vidianti, Peristiwa tersebut terjadi saat tidak turun hujan " cuaca saat itu cerah, tiba-tiba ada suara gemuruh dari belakang rumah dan kami yang lagi nonton tv langsung lari keluar" katanya





Senin pagi, warga kemudian berdatangan untuk membantu mengevakuasi material longoran dan menyelamatkan perabot rumah tangga yang masih dapat dipergunakan. sebagaian warga juga merenovasi didnding rumah yang jebol menggunakan papan kalsiboard.





Untuk sementara penghuni rumah tingggal didapur, karena masih takut longsor susulan kembali terjadi, mengingat intensitan hujan diwilayah tersebut masih cukup tinggi. (tn)


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi