Klik Pacitan: Vaksin
Tampilkan postingan dengan label Vaksin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vaksin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 September 2021

Asyik! Habis vaksin, Anak Yatim Ini Dapat Hadiah Ayam


PACITAN - lensapacitan.com, Berbagai upaya dilakukan para petugas vaksinasi untuk mengapresiasi warga yang mau melakukan vaksinasi. Salah satunya adalah yang di lakukan di Anggota Polres Pacitan ini, mereka memberikan Doorprize kepada anak yatim dan piatu yang orang tuanya meninggal dunia  karena terpapar Covid-19.

Jumat (17/9/2021) pagi, Puluhan anak yatim dan piatu, mendatangi Mapolres Pacitan. Sebanyak 57 anak yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar covid-19 diangkat menjadi anak asuh oleh pihak Polres Pacitan.

“Hari ini memang kita yang mengundang anak yatim piatu, kedepan kita yang datang untuk memberi apa yang mereka butuhkan , mungkin buku pensil dan lain-lain, sehingga apa yang kami berikan bias mengena kepada mereka,” kata Kasat lantas Polres Pacitan, Akp Budi Setyono

Bagi anak yang sudah berusia diatas 12 tahun dan belum mengikuti vaksinasi Covid-19. Polres Pacitan juga memberikan fasilitas Vaksin gratis. Satu persatu anak yatim  atau piatu dilakukan tes kesehatan untuk menjalani vaksin  jenis Sinovac.

Hanya ada sebanyak 7 anak yang mengikuti vaksin di Mapolres, lantaran sebagian besar mereka, masih berumur dibawah 12 tahun.  Saat mereka duduk dalam antrian anggota Polisi mendatangi mereka.  Dan menyuruh mengambil kupon, bagi anak yang beruntung mendapatkan hadiah berupa ayam.

Pihaknya sengaja memberikan hadiah kepada anak yatim, agar mereka tetap semangat , setelah ditinggal oleh salah satu anggota keluarganya.

“Ayam ini sengaja kita berikan agar mereka bisa belajar memelihara, siapa tahu kalau dia telaten memelihara ayam ini akan berkembang menjadi banyak, sekaligus menghibur mereka karena ditinggal anggota keluarganya,” lanjutnya.

Salah seorang anak  Selfiana Azahra Damayanti yang ibunya meninggal karena Covid-19, mengaku senang mendapatkan ayam, saat mengambil undian, ia beruntung dan diberi satu ekor ayam betina. Namun ia belum tahu akan diapakan ayam pemberian polisi itu.

“Tadi disuruh ambil kupon, dan kebetulan beruntung terus dikasih ayam, gak tau nanti digoreng atau tak pelihara,” kata Selfiana Azahra Damayanti.

Setelah itu mereka juga mendapat bingkisan dari Polres Pacitan. Bingkisan berupa makanan, minuman dan sembako, serta uang tunai untuk sedikit mengobati kesedihan mereka. (not) 

Minggu, 29 Agustus 2021

Perjuangan Nakes Door To Door Berikan Vaksinasi Warga ODGJ Dan Disabilitas


TULAKAN - lensapacitan.com, Sejumlah petugas Vaksinator dari Puskesmas Bubakan, Kecamatan Tulakan, Pacitan (27/8/2021) harus menyusuri jalan setapak untuk menuju rumah pasien dengan gangguan jiwa. Tidak hanya melalui medan sulit saja, namun jarak rumah mereka rata-rata cukup jauh dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki belum lagi mereka harus membawa sejumlah peralatan medis. 

Tidak hanya itu, para petugas medis ini juga harus mengajak Polisi untuk mengantisipasi jika ada pasien mengamuk akibat kondisi kejiwaan yang labil. Sedikitnya terdapat 38 warga dengan kondisi gangguan jiwa serta disabilitas yang harus diberikan Vaksinasi Covid 19 diwilayah Kecamatan Tulakan. Dari jumlah tersebut beberapa orang diantaranya telah berinisiatif mendatangi Puskesmas setempat untuk mengikuti vaksinasi. 

"Sebelumnya kami telah mengundang 38 warga penyandang disabilitas dan ODGJ ke Puskesmas, namun beberapa warga tidak hadir karena kondisi kejiwaannya, makanya kita datangi kerumah-rumah mereka, dan mengajak anggota kepolisian," jelas dr. Rini Endrawati, Kepala Puskesmas Bubakan. 

Meski banyak kendala yang harus dihadapi, namun cara vaksinasi door to door ini harus dilakukan. Karena jika mengundang mereka ke Puskesmas, belum tentu mereka akan bersedia datang. 

"Ini sebagai upaya kami mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan cara memberikan vaksin, " pungkas Rini. (not) 

Kamis, 08 April 2021

Bupati Pacitan Terpilih, Lakukan Vaksinasi Sinovac Hari Ini

 

PACITAN - lensapacitan.com, Mendapat jatah vaksin dari dinas kesehatan (Dinkes) setempat. Indrata Nur Bayuaji, Bupati Pacitan terpilih didampingi istrinya,  Efi Suraningsih keduanya keduanya disuntik Vaksin Sinovac sekitar pukul 11.00. Di gedung Karya Darma, Pendapa setempat. Pun ASN hingga tokoh masyarakat nampak tertib mengantre mendapat dosis antikorona itu. Aji berharap kedepan seluruh warga Pacitan bisa mendapat serum serupa.

Memunculkan kekebalan tubuh masal hingga pandemi covid-19 berakhir. Serta ekonomi pulih seperti sebelum kemunculan virus itu. ‘’Harapan kita semua bisa divaksin, seluruhnya yang masuk daftar vaksin harus divaksin,’’ jelas politisi partai Demokrat itu. 

Masyarakat lanjut Aji tak perlu kawathir akan dampak vaksin sinovac. Apalagi masyarakat yang masih ragu akan adanya virus korona. Pun petugas kesehatan siap sewaktu-waktu dibutuhkan. Disamping, hingga kini tak ada laporan akan dampak berbahaya dari suntikan antikorona itu.

 ‘’Korona ini tidak perlu pertentangkan, sudah banyak yang kena, bahkan sampai meninggal dan sekarang dirawat, dan kepada masyarakat mari kita vaksin,’’ terangnya. 

Sementara itu, Plt Kabid Pencegahan dan Perlindungan Penyakit (P2P) Dinkes Pacitan, Nur Farida menambahkan usai mendapat suntikan pertama, Aji bakal dijatah vaksinasi ke dua 14 hari mendatang. Meski diperkirakan bertepatan bulan puasa namun dia memastikan hal tersebut tak membatalkan ibadah. Sesuai intruksi MUI beberapa waktu lalu. 

‘’Nanti vaksin kemungkinan juga di sini (gedung karya Darma, Red),’’ tambah Farida

Rabu, 31 Maret 2021

Puluhan Jurnalis Di Pacitan Lakukan Vaksinasi Covid-19


Puluhan wartawan  Di Kabupaten Pacitan Rabu Pagi  dengan difasilitasi Pemerintah Daerah setempat menjalani vaksinasi COVID-19 pertama.  Penyuntikan Vaksin Covid-19 Sinovac yang dilaksanakan di gedung Karya Dharma Kabupaten Pacitan ini diikuti puluhan orang wartawan dari media cetak dan online serta televisi itu, bersaman dengan pelaksanaan vaksinasi ratusan orang pelayan publik.

Purwo sasongko  salah seorang wartawan radio mengatakan bahwa vaksinasi untuk wartawan sangat penting karena kerap melakukan peliputan warga yang meninggal akibat Covid-19, sebagai upaya antisipasi ditulari virus corona.

IA mengaku, pada saat disuntik vaksin hanya hanya merasakan suntikan sakit sedikit, dan tidak ada dampak atau keluhan setelah 30 menit observasi.  Tugas wartawan dalam melakukam peliputan di lapangan kerap berada di tempat kerumunan, oleh karena itu, jurnalis perlu mendapat suntikan vaksin

Informasi yang dihimpun, tahap kedua vaksinasi covid-19 di Pacitan, menyasar ribuan petugas pelayan publik (ASN) termasuk tenaga kesehatan yang sebelumnya belum divaksin

Selasa, 30 Maret 2021

Taget Bulan Juni Rampung, Vaksinasi Sinovac di Pacitan dikebut

PACITAN - lensapacitan.com, Progres vaksinasi pelayan publik di Pacitan terus dikebut Dinkes setempat. Tak hanya di puskemas, Selasa (30/3/2021) posko vaksinasi juga dibangun di gedung karya darma pendapa setempat. Aparatur Sipil Negara (ASN) seluruh kota Pacitan, hingga wartawan dan tokoh agama mendapat injeksi di tempat tersebut. 

Plt Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Pacitan, Nur Farida mengungkapkan, progres vaksinasi bakal dilakukan dua fase sekaligus. Menyasar 1860 penerima. Dalam sehari, pihaknya menyasar 350 suntikan imunisasi. Dengan empat bilik vaksinator yang ditempatkan terpisah. 

‘’Kita siapkan beberapa petugas kesehatan, agar vaksinasi ini bisa berjalan cepat,’’ papar Farida.

Farida mengungkapkan penepatan vaksinasi di gedung Karya Darma itu dilakukan memangkas waktu vaksinasi di wilayah kota Pacitan. Mengingat saat ini hanya empat pos vaksinasi yakni puskesmas Tanjungsari, Puskemas Pacitan, RSUD dr Darsono serta PKU Muhammadiyah. Disamping itu, dosis kedua kali ini ditarget pemerintah rampung Juni mendatang. 

‘’Ramadhan nanti vaksinasi tetap kita lakukan, apalagi nanti kemungkinan bertepatan dengan suntikan dosis keduanya,’’ tegasnya sembari menyebut Pacitan memiliki 24 ribu dosis sinovac.


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi