Klik Pacitan: Rumah Zakat
Tampilkan postingan dengan label Rumah Zakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rumah Zakat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 September 2021

Desain Watu Mejo Mangrove Park, Rumah Zakat Kolaborasi Dengan UGM


PACITAN - lensapacitan.com, Pembangunan konservasi mangrove di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan terus dikebut. Setelah sebelumnya membangun posko pantau, rabat jalan dan jembatan apung serta tempat sandar perahu, kini komunitas jangkar segoro kidul tengah membuat gazebo lokasi konservasi, bahkan untuk menambah keindahan, sejumlah area spot selfie dibuat untuk memanjakan pengunjung wisata. 

Pembangunan gazebo sebagai rest area pengunjung ini akan difungsikan juga sebagai tempat edukasi mangrove dan  meeting room serta galery home industri berbahan dasar mangrove. Kapasitasnya bisa menampung sekitar 60 orang, bahkan fasilitas MCK dan mushola juga disediakan di tempat ini. 

Untuk urusan desain, Rumah zakat ini berkolaborasi dengan desainer asal Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Ini dilakukan agar kedepan pembangunan desa wisata konservasi mangrove ini lebih menarik.  

Watumejo Mangrove Park menjadi nama obyek wisata edukasi yang ada di muara sungai Pancer door ini. 

"Ini merupakan terobosan inovasi yang kita gagas bersama Rumah Zakat Action dibantu design layout dan gambar rancang bangun oleh Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang kita namai Watumejo Mangrove Park" ungkap Slamet ketua Kelompok Tani Mangrove Jangkar Segoro Kidul (isw/not)

Selasa, 27 Juli 2021

Wujudkan Mimpi, Rumah Zakat Dampingi Komunitas Jangkar Segoro Kidul Buat Desa Wisata


PACITAN - lensapacitan.com, Tahap demi tahap perlahan tapi pasti mimpi masyarakat Desa Kembang Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan untuk membangun desa dengan mewujudkan Desa Pesisir Tangguh Berbasis Lingkungan, Ekonomi dan Wisata mulai terwujud.

Setelah melakukan assessment awal dengan melihat potensi yang ada, akhirnya disepakati untuk membuat sebuah konsep pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan lahan milik Desa untuk Konservasi Mangrove sekaligus spot selfi, sungai sebagai jalur wisata air, perahu nelayan lokal sebagai alat transportasi.

Dengan mempertimbangkan lokasi Desa Kembang sebagai zona merah bencana tsunami maka ketangguhan masyarakat Desa dibentuk dengan mengadopsi konsep DESTANA yang diterapkan di Desa tersebut. 


Melalui peningkatan kapasitas masyarakat diantaranya dengan pelatihan PPGD air maupun darat, tas siaga, penyelamatan dalam keluarga serta memaksimalkan fungsi pos SIAGA diharapkan bisa mengurangi resiko dampak bencana.

"Sungguh kami menyampaikan terima kasih kepada Rumah Zakat beserta para donatur yang telah membantu kami untuk mewujudkan mimpi yang sejak lama ingin kami wujudkan, semoga terus bisa bersinergy untuk bisa mewujudkan semuanya" ungkap Slamet ketua kelompok Jangkar Segoro Kidul

Sabtu, 26 Juni 2021

Rumah Zakat Inisiasi Perwujudan Desa Tangguh Pesisir Berbasis Lingkungan Dan Wisata


PACITAN, lensapacitan.com - Upaya untuk menjaga lingkungan agar tetap terjaga ekosistemnya sekaligus sebagai salah satu langkah mitigasi non struktural dalam mengurangi dampak resiko bencana tsunami pesisir selatan  pulau jawa terus diupayakan baik melalui program pemerintah maupun non pemerintah. 

Rumah Zakat bersama komunitas Jangkar Segoro Kidul memulai kegiatan ini dengan memadukan konsep ketangguhan desa dalam menghadapi bencana dan pariwisata berbasis ekonomi serta lingkungan.

Kegiatan ini dilaksanakan di pesisir selatan tepatnya di Pantai Pancer Wetan Desa Kembang Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan. 

Dengan melibatkan Pemdes serta komunitas lokal yang beranggotakan tidak kurang dari 25 orang sejauh ini kegiatan berjalan dengan baik.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Konservasi sekaligus penanaman Mangrove yang dilakukan bulan maret 2021 yang lalu dengan melibatkan BPBD PROVINSI JAWA TIMUR dan RUMAH ZAKAT  serta Komunitas baik lokal maupun regional, saat ini dengan didampingi Relawan Inspirasi Rumah Zakat (Indar Siswoyo) untuk mengawalinya kita wujudkan pembuatan spot selfie di kawasan konservasi mangrove sebagai rangkaian wisata perahu yang kita targetkan 10 spot selfie, 1 dermaga start dan 1 dermaga di area konservasi selesai tahun ini."Ungkap pak Slamet ketua Komunitas Jangkar Segoro Kidul.

"Terimakasih kami sampaikan kepada Rumah Zakat beserta para donatur yang telah mendampingi kegiatan ini, semoga kegiatan ini bisa berjalan sesuai harapan kita semua" sambung Pak Sahudi Kepala Desa Kembang.


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi