Klik Pacitan: Gempa Pacitan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Pacitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Pacitan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2019

Ini Potensi Bencana Gempa Bumi Yang Bisa Terjadi di Pacitan


PACITAN - lensapacitan.com, Potensi gempa bumi di Pacitan sangat tinggi. Sesar Grindulu telah menunjukkan tanda-tanda aktif. Sementara di laut, palung raksasa alias megatrust juga mengancam.

‘’Bencana itu ada di sekitar kita dan tidak bisa diramalkan kedatangannya,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Didik Alih Wibowo Minggu (17/11/2019).

Menurut dia, Sesar Grindulu menyimpan energi luar biasa. Gempa bermagnitudo lebih dari 7 SR bisa dimunculkan. Dampaknya bisa serupa gempa Jogja 2006 akibat gerakan Sesar Opak.

Bahkan, gempa tektonik 3,1 SR di daratan Pacitan Kamis (7/11) lalu merupakan gerakan Sesar Grindulu. ‘’Kepastian itu dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika),’’ ungkapnya.

Didik mengatakan gerakan Sesar Grindulu sering terjadi. Berdasarkan resume, lanjut dia, gerakan Sesar Grindulu sempat terjadi empat kali dalam sehari. Namun, tidak semua getaran bisa dirasakan warga karena magnitudonya rendah.

‘’Dengan sering gempa, potensi bencana besar akan berkurang. Energi Sesar Grindulu tidak keluar dalam sekali waktu,’’ paparnya.

Potensi bencana juga datang dari palung raksasa alias megatrust. Pesisir Pacitan terancam gempa hebat dan tsunami. Energi yang bisa dikeluarkan megatrust mencapai lebih dari 8 SR.

‘’Beruntung belakangan sering terjadi gempa dengan magnitudo rendah yang merupakan pelemahan energi,’’ ujarnya.

Catatan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Pacitan, telah terjadi 29 kali gempa Oktober sampai pertengahan November 2019. Baik di darat maupun di laut. Kekuatan gempat paling rendah 2,4 SR. Sementara tertinggi, 4,9 SR.

‘’Penting untuk meningkatkan kewaspadaan. Bagaimanapun juga, kita berada di kawasan berpotensi bencana,’’ pungkas Didik.(not)

Minggu, 27 Oktober 2019

Gempa 4,8 M Terjadi Di Pacitan, Jawa Timur


PACITAN - lensapacitan.com, Gempa bumi dengan magnitudo 4,4 terjadi di sebelah tenggara Pacitan, Jawa Timur. Pusat gempa ada di laut.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan magnitudo 4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9.12 LS dan 111.30 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 106 km Tenggara Pacitan Jatim pada kedalaman 10 km.

BMKG menyatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng IndoAustralia dan Eurasia.

Guncangan gempabumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Kab.Pacitan dalam skala intensitas II - III MMI , Blitar dalam skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 15.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3 (tiga) aktivitas gempabumi susulan (aftershock)  Mag:3.0 SR, 27-Oct-19 15:07:03 WIB, Lok:8.92 LS,111.29 BT (84 km Tenggara Pacitan Jatim), Kedlmn:18 Km, Mag:3.7 SR, 27-Oct-19 15:16:39 WIB, Lok:9.90 LS,111.34 BT (192 km Tenggara Pacitan Jatim), Kedlmn:10 Km, 
Mag:3.5 SR, 27-Oct-19 15:40:32 WIB, Lok:8.98 LS,111.24 BT (90 km Tenggara Pacitan Jatim), Kedlmn:14 Km.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," demikian menurut Kepala Stasiun Geofisika kelas I Yogyakarta Agus Riyanto.

Belum ada laporan lebih lanjut terkait dampak gempa ini.
Sumber:
BMKG
Detik.com

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi